Minggu, 28 Juni 2009
The Soul
Selasa, 23 Juni 2009
Tanggal 18 juni 2009
Jumat, 08 Mei 2009
Minggu, 26 April 2009
YIN YANG

Yin adalah "sisi teduh sebuah bukit". Yin mewakili keteduhan dan kepasifan,
bersatu dengan kesuburan, kelembutan dan kehalusan. Yin merupakan simbol
perempuan, air dan tanah, serta bergerak turun dan masuk ke dalam. Yang
adalah "sisi terang sebuah bukit", mewakili cahaya dan keadaan dinamis. Yang
bersekutu dengan ketahanan, kaku dan perluasan, bergerak alami ke atas dan
keluar. Yang melambangkan laki-laki, api dan langit.
Senin, 20 April 2009
Sebuah Pesan Untuk Seseorang
Ai ga ai o omosugiru tte rikai o kobami./.../.
Te to te wo tsunageba kanjirareru nani ka soba ni ireba zutto kienai mono ga hoshi./.../.
Atama ja nakune........
SEMOGA DIA MENDENGARNYA.....
Hujan Hujan Dibawah Gubuk Reot
Maen jauh sekali......sebelum sampai tiba tiba hujan deras...langsung cepet cepet cari tempat berteduh. Tempat berteduh sudah lapuk ditelan waktu. Petir menyambar. Nunggu hujan lama sekali.....
Rabu, 15 April 2009
THE DEATH of APRIL
Yang pertama adalah seseorang yang dekat dengan keluarga terutama sama ayah dan ibu. Ku panggil dia dengan sebutan mbah, kan dia sudah berumur lanjut (tua) tapi semangat hidupnya masih berkobar dan sering senyum, walau banyak kompilasi penyakit yang di deritanya.Setiap hari raya keluarga pasti nyempatin untuk datang ke rumahnya untuk bersilaturahmi. Hari raya tahun ini sudah hilanglah wajah yang selalu senyum itu. Terakhir datang kerumah, dia ngasih 1 karung beras dari hasil panennya (maklum punya sawah sendiri) sebagai rasa syukur. Selang 4 hari dia meninggal dunia. Dia meninggal sekitar pukul 3 pagi. Tak ku sangka waktu itu adalah pertemuan yang terakhir, dia seperti berpamitan kepada keluarga kami. Gak bisa ku bayangkan ini terjadi.
Yang kedua adalah seseorang teman dari ibuku yang bejualan di pasar sekitar rumahku. Dia sehat sehat saja, dan apa yang terjadi? Sekitar pukul 10 pagi, dia meninggal.
Yang ketiga adalah seorang kamituo (ketua desa). Seminggu sebelum meninggal, dia masih kelihatan sehat, dan masih sholat berjamaah di mushola dekat rumah. Selang beberapa hari, sehabis sholat isya’, dia beserta bapak bapak yang lain ngobrol tentang pembangunan gapura. Lama asik ngobrol dan bercanda tiba tiba dia tersungkur kedepan, padahal posisi duduk waktu itu senderan ditembok. Dia tersungkur dan tidak bergerak. Dan ternyata penyakit stroke yang di deritanya kambuh mendadak. Setelah melihat kejadian tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit. Dirumah sakit, dia dirawat selama 1 minggu. Memasuki awal april pas. Malamnya langsung meninggal pukul 9 malam. Keesokan hari ada yang meninggal lagi.
Semua kejadian itu terjadi di hari yang sama, waktunya beruntun. Semua nyata. Kulihat, dengar, tau sendiri. Sejenak pikiranku kosong. Kekosongan pikiran ini tidak bisa berisi apapun selama 14 hari.
Apa ini memang kehendak Tuhan? Hanya Tuhan yang punya rahasia itu. SUDAH SIAPKAH JIKA TIBA TIBA ANDA MENINGGAL ?
Jumat, 03 April 2009
Global Warming, Efek Dan Cara Untuk Mencegah Pemanasan Global Dunia
Kita semua sama sama tahu bahwa pemanasan global sedang terjadi. IPCC melaporkan penelitiannya bahwa 0,15 - 0,3o C. Jika peningkatan suhu itu terus berlanjut, diperkirakan pada tahun 2040 lapisan es di kutub-kutub bumi akan habis meleleh. Dan jika bumi masih terus memanas, pada tahun 2050 akan terjadi kekurangan air tawar, sehingga kelaparan pun akan meluas di seantero jagat raya.
Udara akan sangat panas, jutaan orang berebut air dan makanan. Napas tersengal oleh asap dan debu. Rumah-rumah di pesisir terendam air laut. Luapan air laut makin lama makin luas, sehingga akhirnya menelan seluruh pulau. Harta benda akan lenyap, begitu pula nyawa manusia.
Hasil studi yang dilakukan ilmuwan di Pusat Pengembangan Kawasan Pesisir dan Laut, Institut Teknologi Bandung, pun tak kalah mengerikan. Ternyata, permukaan air laut Teluk Jakarta meningkat setinggi 0,8 cm. Jika suhu bumi terus meningkat, maka diperkirakan, pada tahun 2050 daerah-daerah di Jakarta (seperti : Kosambi, Penjaringan, dan Cilincing) dan Bekasi (seperti : Muaragembong, Babelan, dan Tarumajaya) akan terendam semuanya.
Yah,,,kita semua sudah mengetahui itu… dan sebagian orang tetap mencoba untuk memberitahukan bahwa kejadian ini benar-benar sedang terjadi… namun tetap tidak sedikit orang yang masih tidak peduli. Mungkin karena kita masih merasa nyaman dengan keadaan sekarang…bisa menikmati semuanya mulai dari makanan, air, udara, daratan yang cukup untuk bermain bola, sosial yang masih cukup damai, dll…
Yah…itu saat ini…lalu bagaimana jika 10 tahun lagi, atau 20 tahun, atau sampai 30 tahun lagi. Saya tahu tidak akan terjadi perubahan yang signifikan saat ini karena kita semua masih menganggap ini hal yang biasa, tapi saya akan menjadi manusia yang sangat bodoh jika saya tidak terus mencoba untuk menginformasikan ini.
Lalu apa yang bisa kita lakukan?
Ada beberapa cara mudah yang bias kita lakukan, yaitu ;
1. Matikan listrik. (jika tidak digunakan, jangan tinggalkan alat elektronik dalam keadaan standby. Cabut charger telp. genggam dari stop kontak. Meski listrik tak mengeluarkan emisi karbon, pembangkit listrik PLN menggunakan bahan baker fosil penyumbang besar emisi).
2. Ganti bohlam lampu (ke jenis CFL, sesuai daya listrik. Meski harganya agak mahal, lampu ini lebih hemat listrik dan awet).
3. Bersihkan lampu (debu bisa mengurangi tingkat penerangan hingga 5%).
4. Jika terpaksa memakai AC (tutup pintu dan jendela selama AC menyala. Atur suhu sejuk secukupnya, sekitar 21-24o C).
5. Gunakan timer (untuk AC, microwave, oven, magic jar, dll).
6. Alihkan panas limbah mesin AC untuk mengoperasikan water-heater.
7. Tanam pohon di lingkungan sekitar Anda.
8. Jemur pakaian di luar. Angin dan panas matahari lebih baik ketimbang memakai mesin (dryer) yang banyak mengeluarkan emisi karbon.
9. Gunakan kendaraan umum (untuk mengurangi polusi udara).
10. Hemat penggunaan kertas (bahan bakunya berasal dari kayu).
11. Say no to plastic. Hampir semua sampah plastic menghasilkan gas berbahaya ketika dibakar. Atau Anda juga dapat membantu mengumpulkannya untuk didaur ulang kembali.
12. Sebarkan berita ini kepada orang-orang di sekitar Anda, agar mereka turut berperan serta dalam menyelamatkan bumi.
Jika global warming bertambah terus. Apa yang akan terjadi? Saya berfikir itu akan menjadi hari terakhir bagi manusia di dunia ini...dengan kata lain KIAMAT DATANG!!


